Perbedaan Shop Drawing dan As Built Drawing

Dalam pengerjaan suatu proyek bangunan, kadangkala sering kita temukan gambar dengan label Shop Drawing dan As Built Drawing, yang kalau kita amati terlihat sekilas tidak ada perbedaan dan hampir mirip. Sebenarnya keduanya mempunyai perbedaan meskipun terlihat hampir sama.

1. Dari yang membuat

Gambar Shop Drawing dibuat oleh perencana/desainer bangunan yang dibangun, baik itu perorangan ataupun perusahaan/biro gambar. Gambar-gambar yang tersaji dalam 1 bendel/jilid-an, kadangkala disertai dengan soft copy (gambar dengan program tertentu).

sedangkan gambar As Built Drawing dibuat oleh kontraktor/pelaksana pembuat bangunan, juga bisa perorangan ataupun perusahaan kontraktor bangunan.

2. Dari isi yang disajikan

Gambar Shop Drawing adalah gambar detail dan menyeluruh dari bangunan yang akan dibangun (gambar panduan pelaksanaan)  dengan tujuan bangunan yang akan dibangun akan sama/sesuai dengan maksud daripada perencana/disainer.

Sedangkan gambar As Built Drawing adalah gambar  koreksi, perbaikan, revisi, dari gambar pelaksanaan yang ada, dikarenakan adanya permasalahan di proyek pada saat bangunan dikerjakan. Juga menerangkan pihak mana saja yang ikut mengerjakan proyek yang dibangun, seperti : sub kontraktor-sub kontraktor, supplier-supplier, dll yang andil dalam pembangunan proyek.

3. Kapan dibuat nya?

Gambar Shop Drawing dibuat/diserahkan pada awal/sebelum proyek dilaksanakan dan biasanya juga dapat dipakai sebagai dokumen lelang/tender, sedangkan gambar As Built Drawing di buat, lebih tepatnya diserahkan pada akhir proyek bangunan.

Semoga bermanfaat, apabila ada kesalahan mohon koreksi…

Iklan

27 responses

  1. Sorry Mas, kayaknya salah pengertiannya, Shop Drawing atau working drawing dikerjakan oleh kontraktor untuk mendetailkan gambar arsitek agar sesuai dengan spek -spek/bahan yang ada dilapangan yang mau dipakai dalam proyek, atau menjelaskan apakah persepsi arsitek dan pelaksana sama dalam intrepetasi gambar, so yang pertama DED atau design engineering drawing (Perencana), kedua Shop Drawing (Kontraktor) & Ketiga Asbuilt Drawing (Kontraktor) yang merupakan kumpulan dari Shop Drawing yang telah sesuai dengan lapangan dan telah ditata rapi, Thanks.

    1. thanks juga koreksinya, kalaupun apa yang saya ketahui selama ini salah, ini berarti sebuah masukan baru dari apa yang selama ini saya pahami. banyaknya masukan dan koreksi bukan hanya baik untuk saya tetapi juga untuk semua yang kiranya membutuhkan tambahan informasi. semoga.

      1. betul…, betul….,betul……muantab..

      2. terima kasih mas, selamat berkarya terus

  2. Setuju dengan Yoe: soft drawings dikerjakan kontraktor untuk mendetail gambar “rencana” kerjanya karena biasanya gambar tender belum begitu detail terutama di sambungan-sambungan, penulangan, pengelasan dan lain-lain. Asbuilt drawings merupakan kumpulan dari semua drawings termasuk soft drawings yang telah “diaplikasikan dilapangan” oleh si kontraktor. Bisa saja beberapa soft drawing karena alasan situasi lapangan dan ketersediahan bahan menuntut perubahan. Asbuild drawing adalah gambar detail dari aplikasi dilapangan.

    1. thx mas,dan terima kasih sudah mampir!!!!

  3. ada enggak jasa shop drawing / soft drawing freelance .. saya lagi butuh nih untuk proyek ACP – exterior sebuah building trims.. atas bantuannya.

    1. terima kasih sudah mampir pak.
      berkenaan dengan bapak membutuhkan jasa membuat shop drawing, kiranya saya bisa membantu, karena saya juga bekerja freeland. tetapi ada yang perlu saya tanyakan adalah apakah itu proyek ACP-exterior bulding? karena saya selama ini membuat shop drawing untuk rumah dan kemarin hanya sebuah pasar seni.
      apakah kiranya sangat jauh berbeda dengan rumah?
      mohon respon!!!!
      terima kasih

  4. apa perbedaan shop drawing dengan gambar rencana kerja?

    1. terima kasih sudah mampir mbak..
      (menurut saya) shop drawing dapat juga diartikan gambar rencana kerja atau gambar pelaksanaan, sebab di shop drawing gambar2 yang disajikan adalah gambar2 yang akan dilaksanakan di lapangan, yang kemudian apabila ada perbedaan dilapangan dengan di gambar pelaksanaan, akan tertuang/tergambar dalam yang dinamakan as built drawing.
      demikian penjelasan singkat saya, semoga dapat diterima
      terima kasih

    1. terima kasih sudah mampir…

  5. SANGAT BERMANFAAT BAGI SAYA DRAFTER PEMULA YANG BERLATAR BELAKANG T.MESIN,.THANKS MAS

  6. Bagus sekali ini baru media yang manfa’at jadi tambah ilmu saya dari sini

    1. terimak kasih mas, sukses selalu

  7. setuju
    banyaknya masukan dan
    koreksi bukan hanya baik untuk saya
    tetapi juga untuk semua yang
    kiranya membutuhkan tambahan
    informasi.

  8. OWHHH BEGITU YAHH,, MAKLUM BARU DI DUNIA KONSULTANN 😀

    1. he..he..saya malah bukan konsultan pak.tq sudah mampir di blog saya

  9. sangat membantu infonya…terutama untuk saya drafter baru yang awalnya seorang pengangguran…

  10. mau tanya,
    saya adalah staf perencanaan di perusahaan konstruksi, terhitung masih baru..
    saya bisa autocad akan tetapi saya belum pernah mencoba menggambar sebuah proyek rumah atau gedung. saya jg bkn jurusan teknik sipil, suka mengkhayalkan bentuk bangunan yang bagus2 tetapi bingung harus mulai dari mana.
    saya tau anda adalah tukang desain alias gambar yang berpengalaman. apakah bisa beri saya ilmu dan saran mengenai pekerjaan saya, dan sebaiknya harus apa agar saya bisa memiliki skill menggambar atau mendesain rumah dengan baik.
    karena saya cukup menyukai pekerjaan saya.
    tolong saran….

    1. sebelumnya terima kasih sudah masuk ke webblog saya.sebenarnya banyak cara untuk bisa mendisain bangunan.banyak contoh dimajalah buku ataupun browsing.dan file dalam bentuk autocad pun ada yg bisa didownload.nantinya apabila sering memperhatikan disain disain dan hubungan kaitan antar ruang akan terasah kemampuan untuk mendisain (meski sebenarnya seharusnya ikut pendidikan formal.entah yg Diploma atau yang sarjana).latih kemampuan autocadnya karena sangat dibutuhkan.sekali lagi perbanyak membaca melihat dan mencoba mendisain.ini dulu saran saya.selamat mencoba.terima kasih

      1. terima kasih balasannya. saya memang menempuh pendidikan formal akan tetapi tidak di jurusan sipil. tetapi ketika bekerja saya malah ditempatkan mjd staf perencanaan. menurut anda, apa saja tg staf perencana itu?

  11. selamat malam…saya mohon saran dan informasinya, kami sebagai kontraktor…saat mulai kerja di lapangan kami menemukan bahwa gambar desain tidak sesuai dengan rab dan juga gambar tidak sesuai dengan kondisi dilapangan…solusi yang ditawarkan diadakan CCO.. yang mau saya tanyakan siapakah dalam hal ini bertanggungjawab membuat perhitungan tambah kurangnya? (kami selaku kontraktor, atau konsultan pengawas atau konsultan perencana) karena dalam hal ini bisa di bilang karena ketidaktelitian konsultan perencana dalam merencanakan…mohon dibantu..kalau bisa dengan dasar hukumnya biar kami juga bisa belajar…terima kasih banyak

    1. Menurut saya untuk pekerjaan tambah kurang yang membuat adalah kontraktor akan tetapi volume dan jenis pekerjaan harus se ACC atau mendapat persetujuan dari konsultan pengawas.karena memang kondisi lapangan tidak sesuai dengan gambar dan RAB.demikian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: