Harus KPR

Kenyataan yang ada sejak berpuluh-puluh tahun lalu, kemampuan masyarakat kebanyakan dan harga rumah yang ditawarkan sangatlah jauh berbeda. Kemampuan beli terasa sedemikian rendah ketika dihadapkanpada rumah yang ditawarkan. Harga rumah jauh dari gapaian. Akibatnya tidaklah heran apabila sebagian besar masyarakat memilih membeli rumah dengan cara BERHUTANG. Hutang untuk membeli rumah bukanlah hutang seribu ataupun ratusan ribu, mungkin hutang untuk membeli rumah merupakan HUTANG TERBESAR selama hidup seseorang. Hutang yang baru lunas ketika orang sudah beruban, anak-anak menjadi remaja dan dewasa, atau menjelang memiliki cucu (hutang yang mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta dengan tempo waktu pelunasan antara 5-20 tahun).

Maka bisa dibayangkan kebingungan untuk orang yang berpenghasilan 2,5-3 juta perbulan atau katakanlah 6 juta perbulan (suami istri bekerja) dan merasa sudah waktunya membutuhkan rumah dan dihadapkan pada daftar harga rumah yang rata-rata diatas 100 juta.

Dengan kenyataan yang begitu solusi untuk memiliki rumah idaman yang harus dibeli adalah dengan KPR. Semoga slogan “mengatasi masalah tanpa masalah” menjadi hal yang perlu ditanamkan dalam pemikiran kita sebelum memutuskan untuk mengambil KPR.

“NEK ORA WANI-WANI KAPAN ISO DUWE”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: